Sebanyak dua puluh lima guru SMK Muhammadiyah 1 Genteng mengikuti Pelatihan Perubahan Perilaku dan Lokarya Perencanaan Program untuk Sekolah Tahap II di Hotel Santika Banyuwangi pada 7-10 Februari 2022. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Ubah (Usaha Berubah Hadapi Covid-19) ini Merupakan program kerja sama antara Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah dengan pemerintahan Australia.
Pelatihan dan lokarya ini untuk membangun agent of change atau pelopor perubahan perilaku guna pengurangan risiko pada saat melakukan Pelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) pada masa pandemi. Program Ubah sendiri menitikberatkan pada perubahan perilaku dalam menghadapi bencana sehingga sekolah menjadi satuan pandidikan yang aman bencana.
Rosi Novi Hendramawan, M.T selaku fasilitator nasional pada program ini menyatakan dalam penyampaian materinya bahwa dengan pelopor perubahan perilaku tersebut, akan membuat peserta mampu identifikasi risiko seperti dengan penguatan Satgas Covid-19 sekolah, menghasilkan program perubahan dan SOP saat terdapat kasus.
Adapun selama 4 hari berjalannya kegiatan, peserta mendapatkan materi yang sangat padat yaitu sebanyak pada 12 sesi. Di antara materinya meliputi Pengantar GEDSI dan Perlindungan Anak; Update Kondisi Pandemi Covid-19 di Kabupaten dan Kebijakan Pembelajaran Tatap Muka di Masa Pandemi, uraian dari Cabdin Provinsi Jawa Timur Istu Handono, M.Pd; Penjelasan Varian Covid-19, Cara Penularan, Protokol Kesehatan, Pemantauan Kesehatan dan Prosedur Penanganan Kejadian Covid-19 di Sekolah oleh Dinas Kesehatan Kab. Banyuwangi; kemudian berlanjut pada Kajian Hambatan dan Kapasitas; serta Perumusan Solusi/Menyusun Rencana Aksi.
Kegiatan tersebut tidak berhenti di situ saja, sebab pelatihan dan lokarya ini merupakan kegiatan pertama. Setelah itu, masih banyak kegiatan lainnya selama tiga bulan pendampingan. Namun, harapannya dua lima guru ini mampu menjadi pelopor perubahan dalam program Ubah ini (TIM IT SMK Muhi).